NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Angombakhata (Announce | Ad)
 

Sat, 29 April 2017 20:20:06 | Ono NIha (NN) | Sukoharjo | 202.152.158.227
OKNUM ONO NIHA BERNAMA YASON NDRURU SEDANG SAKIT KERAS (MATE DAMBAI)
Diberitahukan kepada sanak saudara/i, keluarga besar Yason Nduru dan atau kepada marga Nduru dan terlebih kepada ono niha di seluruh Indonesia.....pada tanggal ...

  • 

RUMAH DI JUAL SEGERA

  • 

Pesan Fiforlif di Nias sampai seluruh Indonesia

  • 

NIAS ECONOMIC FORUM / FORUM EKONOMI ONO NIHA

  • 

NEF (Nias Economic Forum)

  • 

GITA RENTAL

  • 

Pelantikan Ketua Umum Ikasa (Ikatan Keluarga Alasa-Alasa Talumuzoi-Alasa Tugala Oyo-Alasa Namohalu E

  • 

Pelantikan DPD dan DPC HIMNI Jawa Tengah

  • 

Jual Jam Tangan KW Super

  • 

Semi Final dan Final Badminton Open Tournament PKLN Cup 2015

  • 

Peluang Usaha

  • 

Final Volley Ball dan Tenis Meja Open Turnamen PKLN Cup 2015

  Index   Add

  Last Commented
 
 

Sat, 18 November 2017 10:55:03 | Mohammad | Bali | 197.211.57.123
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan30 Responses

 

Wed, 15 November 2017 03:59:46 | jane | 44 palm street | 197.210.227.49
Suster Klara dan Rumah Inap Kasihnya32 Responses

 

Wed, 08 November 2017 22:19:40 | Angeraigo Laia | Kac,Bawolato | 114.125.37.92
Ferry Jet Jumbo Layani Pelayaran Sibolga-Nias 3 Jam1 Responses

 

Sat, 28 October 2017 13:25:32 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias selatan | 114.125.53.210
Editor Media Online Dipanggil Penyidik Poldasu7 Responses

 

Sat, 28 October 2017 11:31:35 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias Selatan | 114.125.53.148
Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman2 Responses

 

Sun, 15 October 2017 14:41:09 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.124.237.152
Kenapa Nias Tak Disukai Orang?6 Responses

 

Sun, 01 October 2017 19:29:32 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.ulunoyo nias selatan | 114.124.166.62
Tersangka Kasus Korupsi Nias Water Park Segera Disidang2 Responses

 

Wed, 21 March 2012 11:57:45 | Hardy (IP = 210.79.216.21) | Nias
GAWAT! APBD Nias Selatan TA 2012 Terindikasi Rekayasa
Nias Selatan

Nias Selatan-andalas,Pengesahan APBD Kabupaten Nias Selatan Tahun Anggaran 2012 terindikasi rekayasa. Pasalnya, pada draf APBD yang dikirim ke Plt Gubsu untuk dieksaminasi terdapat sejumlah perubahan mata anggaran tanpa diketahui sejumlah anggota DPRD. Di antaranya perubahan anggaran pembebasan biaya gratis pendidikan yang mengalami perubahan sangat signifikan.

Hal serupa pernah terjadi pada APBD tahun 2011, saat itu anggaran pembebasan pendidikan dari tidak ada (nol). "Tiba-tiba muncul anggaran Rp 4 miliar tanpa melalui pembahasan anggota DPRD, yang tiba–tiba berubah menjadi Rp 7 miliar lebih,"ungkap Ketua DPC Partai Hanura Nias Selatan, Ir Alfred Laia didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Elisati Halawa ST, bersama anggota dewan lainnya, kemarin.
Terulangnya indikasi rekayasa APBD ini, disebabkan penjadwalan pembahasan APBD TA 2012 dilakukan ketika anggota DPRD tidak berada di tempat (reses-red). Selain APBD terindikasi rekayasa, juga bertentangan dengan KUA dan PPAS.

Salah satu contoh, tindak lanjut aspirasi masyarakat Jalan Diponegoro yang menolak penggusuran bangunan di sekitar Simpang Lima dan Jalan Diponegoro, 29 anggota DPRD telah menyetujuinya, tiga unsur pimpinan DPRD telah menandatangani surat rekomendasi kepada Pemkab supaya penggusuran bangunan Simpang Lima Jalan Diponegoro tidak dilakukan.

Anehnya, dalam pembahasan anggaran, Anggota DPRD Nisel Kembali mengesahkan anggaran pembangunan Ruko dengan mengorbankan gedung SD Negeri I dan II (dirubuhkan). "Artinya asipirasi masyarakat Jalan Diponegoro tersebut diabaikan oleh dewan," kata Alfred.

Elisati Halawa menambahkan, pada penyampaian pandangan Fraksi PDI Perjuangan, dalam pengesahan APBD TA 2012 tersebut, dirinya tidak mengetahui, sehingga yang menandatangani pandangan fraksi hanya tiga orang anggota, tanpa disertai tanda tangan Ketua dan Sekertaris Fraksi. "Permasalahan ini akan saya laporkan kepada pihak berkompeten,"ujarnya.(ez)


Ref: Sumber: http://harianandalas.com

First| Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
11. Wed, 28 March 2012 11:01:24 Hardy Nias hardy@windowslive.com 210.79.216.21
Nias Selatan sedang dikuasai ideologi hedonisme (asal nikmat). Satu hal yang perlu saya ingatkan kepada pemerintahan di Nisel "kembalilah ke paham kesederhanaan bila pemerintahan sekarang ingin selamat'. Jika hal ini diabaikan maka sekelompok kecil yang ada di legislatif akan berkomitmen serius dapat mengubah semauanya.
12. Wed, 28 March 2012 11:02:00 ALITALIA SARUMAHA BANDUNG asarumaha@yahoo.co.id 115.124.72.222
#10, sekiranya apa yang anda sampaikan benar adanya, kita harus bagaimana ? apakah kita bersama-sama menghadap bupati untuk menegurnya atau melaporkannya ke KPK ?
13. Wed, 28 March 2012 11:59:53 mahasiswa medan mahasiswa@yahoo.com 110.138.100.112
#12 : anda itu bisanya cuma tanya doank.... kayak anak kecil..
14. Wed, 28 March 2012 12:29:28 ALITALIA SARUMAHA BANDUNG asarumaha@yahoo.co.id 115.124.72.222
#13, saya bertanya karena saya tidak tahu dan tidak punya bukti utk hal itu, kalau ada yang punya bukti-bukti , saya mau ikutan bersama-sama utk melaporkannya ke KPK atau menegur bupatinya, bgm? atau kemana lagi kita harus mengadu ? kalau kepada Tuhan, ya kita cuma bisa berdoa saja. Apakah dengan menyembunyikan identitas itu tandanya sudah dewasa?
15. Wed, 28 March 2012 13:42:27 leonardo medan leo@gmail.com 182.10.11.139
Habis dimulut harimau masuk di mulut buaya, pepatah ini tidak lepas dari kehidupan Kab. Nisel setelah jadi daerah otonom. Sentimen pribadi jauh dari apa yg kita pikirkan. Bila di baca dan di renungkan secara mendalam semua apa yg telah terurai di atas. Pro & kontra di ala demokrasi sesuatu yg lumrah hanya dari sudut pandang saja yang berbeda. Bila memiliki kepedulian lakukanlah sesuatu, tidak mesti memiliki kuasa atau yg lainnya tapi yang terpenting membangun daerah ini agar segera lepas dari ketepurukan dan tidak pembodohan dan pembohongan yang terus menerus mereka terima. Saya pribadi berterima kasih banyak kepada Bp. Sobambowo Buulolo,SH yg mungkin baru pertama kali bicara setelah satu tahun lebih setelah Pilkada selesai dan apa yang disampaikan sesutu hal yg patut kita hormati, karena mungkin baru orang pertama yg menyampaikan kritik karena yang lain tidak ada yang berani melakukan seperti itu, karena mereka tahu pemimpin sekarang memiliki tipikal sekelas mafia.
16. Wed, 28 March 2012 15:23:01 mahasiswa medan mahasiswa@yahoo.com 110.138.100.112
# 14, Sepertinya resp #10 sudah mengutarakan semuanya dengan jelas... anda benar - benar tidak mengerti atau pura2 bodoh ? .. saya sering mengikuti komentar anda di nias island ini, terutama yang berkaitan dengan permasalahan pemerintahan nias selatan saat ini, yang terus anda bela... apakah ada udang dibalik batu?
17. Wed, 28 March 2012 21:35:36 ALITALIA SARUMAHA BANDUNG asarumaha@yahoo.co.id 222.124.116.157
#16, okelah sekarang bupatinya tidak benar dalam menjalankan roda pemerintahan di nias selatan, lalu langkah-langkah apa yg hendak kita lakukan ? misalkan : 1. kita suruh beliau mengundurkan diri , 2. kita laporkan ke KPK, 3. kita kumpulkan semua masyarakat nias selatan dari lahusa sampai hilisataro utk demo seperti demo kenaikan BBM atau bagaimana ? kalau saya pribadi sebenarnya ingin mengganti bupatinya menjadi saya bupatinya tapi tentunya harus ada dukunganlah dari anda, bgm ?
18. Thu, 29 March 2012 00:02:55 samahato buulolo / ama pais Nias Selatan sambul70@yahoo.com 182.2.31.20
sdr.resp#16 seharusnya anda sebagai orang intelek dan berjiwa membangun mensyukuri informasi yang ada dan dapat dipertanggungjawabkan oleh nara sumber yang jelas dan bukan seperti anda yang hanya menulis nama "mahasiswa", sebab orang Pulau Nias yang mahasiswa di Medan cukup banyak, seandainya saudara seorang mahasiswa yang peduli Nias Selatan khususnya dan Pulau Nias pada umumnya, alangkah baiknya kalau semua bahan yang terurai dengan jelas diatas dijadikan bahan renungan kedepan untuk berperan aktif memberi dukungan kemajuan masyarakat Nias Selatan melalui gerakan moral didalam mendorong dan memotivasi para Anggota DPRD Nisel yang masih punya niat dan berprinsip menentang kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyatnya.

Sebaiknya sdr membaca dan mempelajari topik yang diatas, itulah yang perlu kita jelaskan dan memberikan pendapat apakah kegagalan APBD Nisel TA. 2012 akibat indikasi Rekayasa dapat kita biarkan atau tidak. Penjelasan diatas agar masyarakat Nias Selatan tahu mengapa beberapa anggota DPRD Nisel tidak menyetujui Rekayasa dimasud ?................

Masyarakat Nisel masih sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan serta pembangunan Gedung Sekolah, makanya Pembangunan Ruko dan BUMD tidak disetujui karena hal tersebut bukan suatu prioritas utama dalam kehidupan masyarakat kita saat ini.

Marilah kita memberi dukungan kepada wakil rakyat di DPRD Nisel untuk tetap tegas menuntut pelaksanaan Perubahan didalam pengelolaan Keuangan Daerah dengan mengutamakan kepentingan masyarakat di 18 Kecamatan secara adil dari pada kepentingan segelintir orang.

Terima kasih.
19. Thu, 29 March 2012 10:36:53 mahasiswa medan mahasiswa@yahoo.com 110.138.100.112
#17 : saya dukung anda bupati...
#18 : suka-suka saya donk.. mau kasih nama mahasiswa kek.. mahasiswo kek, mohisiswo kek... apa peduli anda?
20. Thu, 29 March 2012 14:19:36 mantan sales telukdalam mantansalesobat@yahoo.com 223.255.227.12
dulu ama pais begitu bersemangat dukung idealis jadi bupati (biasa tim sukses, duit). sekarang kritiknya buaaannnyakkk betul, mungkin karna nggak dipakai sama sekali oleh bupati (peace my brother, hehhehehehhe). usul saya nih, ama pais kan buanyak bukti tuh, yuk, ama paislah laporin si idealis ke kpk, Setuju?. atau ini akal2an ama pais aja, agar dipakai lagi ma idealis, hayooooo!!!!!!!
21. Thu, 29 March 2012 14:53:08 mahasiswa medan mahasiswa@yahoo.com 110.138.100.112
# 20,... ama pais itu memang seperti ular dan buaya... hehe
22. Sun, 08 April 2012 13:01:46 Samahato Buulolo / DPRD Nisel Kec. Lahusa sambul70@yahoo.com 39.208.212.22
sdra. resp.#20 & 21#, kalau anda benar-benar orang harusnya tunjukkan identitas aslimu, kalau anda tidak bertanggungjawab atas semua yang anda sampaikan hendaknya anda diam dan jangan berkomentar.
23. Sun, 08 April 2012 13:15:48 Samahato Buulolo / DPRD Nisel Kec. Lahusa sambul70@yahoo.com 39.208.212.22
Mendukung Idealisman jadi bupati karena selalu tegas menyuarakan Perubahan yang dalam arti akan memiliki komitmen membangun Nisel dari dugaan keterpurukan sebelumnya dan bukan dalam hal untuk selalu mendukung apabila kebutuhan masyarakat dibidang pembangunan terabaikan, coba anda pahami komentar yang saya sampaikan pada nomor (7, 10 & 18), kalau anda merasa alergi dan tidak ingin mengkritik kinerja pemkab nisel yang merugikan masyarakat maka tidak bersalahan apabila anda tidak membaca komentar yang saya tulis karena anda keluarga atau kroni setianya.

Kebijakan pemerintah yang adil dan benar terhadap masyarakat tidak mungkin orang lain mengkritik atau menolak, akan tetapi barang siapa yang mengatakan benar kebijakan yang salah maka dapat dikategorikan sebagai manusia yang kurang waras dan pengecut.
24. Sun, 08 April 2012 21:08:41 mantan sales telukdalam mantansalesobat@yahoo.com 223.255.227.1
kritis atau nggak dapat bagian? saya tidak terkait dengan faksi mana pun dalam percaturan politik di nisel. saya herannya adalah ama pais sepertinya tidak habis-habis mengkritisi pemerintahan nisel sekaramg ini. biasanya politisi, bila mengkritik sesuatu karena tidak dapat bagian.
buat ama pais yg saya cintai, saya tidak suka memberi identitas asli di situs ini, ga mau terkenal secara lokal. cobalah merenung sedikit, apa yang ama pais sumbangkan bagi nisel?
setahu saya ama pais patut diduga ikut serta mengkorupsi uang pemda juga, ayo, kalau jantan berkata jujur!!!!!!!!!!!!!!!!!!
25. Mon, 09 April 2012 11:17:03 philipus giawa Lolowa'u philip.giawa@gmail.com 39.209.93.68
Ya'ahowu fefu dan Selamat Paska bagi mereka yang merayakannya! Kalau orang menyinggung pengalokasian APBD selera saya berbicara langsung terangsang; maklumlah saya pernah menjadi Sekretaris Panitia Anggaran waktu Nias dulu masih hanya satu. Waktu itu kita harus memikirkan sedapat mungkin kebutuhan seluruh wilayah Kab Nias (dulu) dari Pulau Onolimbu di sebelah Timur sampai kepulauan Hinako di sebelah Barat; dari Toyolawa di sebelah Utara sampai ke pulau paliong selatan di wilayah Kecamatan Hibala. Anggaran yang tersedia pun (waktu itu) hanya sekitar 400M Rupiah. Tetapi walaupun demikian, masyarakat merasa ada sesuatu pembangunan di setiap kecamatan setiap tahunnya. Setelah terjadi pemekaran, seharusnya perhatian kepada masyarakat, khususnya dalam hal pembangunan prasarana jalan-jalan ke desa-desa dan ke kebun-kebun, semakin baik, karena wilayah Nisel tidak sebesar seluruh Kepulauan Nias lagi. Lagi pula APBDnya juga sdekitar 400M juga. Pertanyaan saya: Kemana saja uang-uang itu diarahkan setiap tahunnya. Kemarin saya sudah menulis dalam menaggapi Topik lain di Niasisland ini bahwa, kalau mau jujur, saya harus mengatakan: situasi sekarang from bad to worse. Sama artinya kurang lebih dengan peribahasa salah seorang saudara di atas yang mengatakan lepas dari mulut harimaupergi ke mulut singa. Bagi para teman yang tidak percaya tentang tidak adanya sentuhan pembangunan di mana-mana, datanglah sekali-sekali ke kecamatan-kecamatan. Jelajahilah kecamatan Lolomatua, kecamatan Lolowa'u, kecamatan Aramo, Amandaya, Hibala, Gomo, Lahusa, dll. Saya beri contoh: Ada sebuah sungai kecil arah desa saya, namanya Gawa-gawa. Penganggaran Proyek jembatannya sudah di mulai tahun 2006 (6 tahun yang lalu); Sesaat sebelum selesai masa jabatan Bupati La'ia, dikerjakanlah jembatan yang tidak matang dipikirkan; Bisa dilewati manusia tetapi sangat berbahaya dilewati oleh kendaraan bermesin, karena ada jurang tanpa penghalang di kiri kanannya. Jembatan tidak selesai!!! Padahal, untuk menyelesaikannya, tidak perlu dana milyaran rupiah. Ternyata dalam masa Bupati Dachi ini pun sedikitpun tidak ada perhatian; Nota Bene Jembatan itu adalah jembatan penghubung ke desa asal seorang anggota DPRD yang juga wakil Ketua DPRD. Mengapa hal-hal seperti ini, kecil tetapi langsung menyentuh kepentingan puluhan ribu rakyat, tidak tertampung di dalam APBD Nisel??Saya termasuk orang yang tidak mendukung impeachment bagi seorang kepala Daerah. Tetapi membiarkan Seorang Kepala Daerah terus menggali lubang kejatuhannya sendiri melalui pelanggaran-pelanggaran Aturan yang berlaku adalah tidak terpuji; sebaliknya memberi kritik atas kinerja pemrintah Nisel dengan tujuan saling sadar akan kepentingan orang adalah hal yang kita puji semua. Sebenarnya orang nakal akan mebiarkan Bupati melakukan terus kesalahan bahakan memuji-mujinya; dan lalu menunggu waktu yang tepat untuk me-knock-down dia. Misalnya, mengapa DPRD memanjakan Bupati mengangkangi DPRD sendiri. Bupati adalah Executif bukan Legislatif. Bupati pelaksana dari yang sudah ditetapkan oleh Legislatif. Jangan dibalik. Saya mempunyai firasat Bupati (tentu saja bukan hanya beliau sendirian) sedang mencoba menerapkan Prinsip terkenal dari Niccolo Macchiavelli (Macchiavelisme) yakni SEGALA CARA DIHALALKAN DEMI MENCAPAI TUJUAN. Mari kita kawal bersama, mumpung masih ada 4 tahun lagi, supaya prinsip itu tidak benar-benar diimplementasikan. Yang saya rasa sebagai sia-sia ialah jika segala komentar kita ini tidak pernah dibaca oleh pihak pemerintah Nisel.
26. Mon, 09 April 2012 17:03:42 samahato buulolo / ama pais Nias Selatan sambul70@yahoo.com 182.3.144.87
sdr.mantan sales psk jangan alergi atas komentar yang mengkritisi kinerja pemkab nisel supaya anda tidak dianggap ikut merusak kepentingan masyarakat, silahkan laporkan mengenai uang pemda yang anda bilang sudah ikut saya korupsikan, saya menduga kuat bahwa anda itu adalah penjilat setia terhadap oknum pejabat pemkab nisel sehingga sangat tidak suka atau sangat alergi atas kritik karena maunya anda harus semua pemberi komentar disitus ini memuji-muji kinerja yang buruk.

Anda harus pahami topik diatas, ini menyangkut APBD Nisel TA. 2012 yang merupakan kepentingan masyarakat nisel, apa yang dijelaskan Ketua Fraksi Kanise DPRD Nisel (Ir. Alfred Laia) dan Ketua Fraksi PDIP (Elisati Halawa,ST) suatu kenyataan dan bukan disebabkan sentimentil pribadi, anda hanya mantan sales sehingga kurang paham mengenai mekanisme dalam Lembaga DPRD sehingga jangan terlalu alergi, karena pihak yang dikritik saja belum tentu alergi tapi orang luar seperti anda yang alergi, penyakit apa sebenarnya yang anda alami ?.................

Untuk anda ketahui bahwa Lembaga DPRD bukan SKPD sehingga keputusan Lembaga DPRD melalui Paripurna tidak sekehendak Pihak lain seperti Eksekutif melakukan perobahan-perobahan, lain halnya keputusan para Kepala Dinas/Badan/Kantor yang merupakan Satuan Kerja Pemerintahan Daerah (SKPD) dapat dengan gampang dirobah / diutak-atik oleh Kepala Daerah karena SKPD itu adalah bawahannya.

sebagai bahan renungan kepada anda bahwa yang ditolak dan tidak disetujui atas kebijakan Pemkab Nisel oleh beberapa orang Anggota DPRD Nisel (Ir.Alfred Laia, Elisati Halawa,ST, Yurisman Laia,SH, Dani Garamba, Samahato Buulolo, Juluria Ley,AMd, Asazatulo Giawa, Nur Asna Larosa, Juniardin Tafonao, Hadirat Manao,SH,MH, Sozanolo Ndruru) antara lain :

1). Rekayasa APBD Nisel TA. 2011 mengenai Anggaran Biaya Pembebasan Pendidikan yang tidak pernah dibahas/disahkan tetapi muncul menjadi Rp. 4 miliar lebih, dan yang fatalnya lagi saat terbitnya Perda APBD TA. 2011 melambung menjadi Rp. 7,2 miliar ;

2). Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Pembebasan Biaya Pendidikan tidak sejalan alias berseberangan dengan Perbup tentang Petunjuk Pelaksanaan Perda Nomor 5 Tahun 2011 tersebut ;

3). Alokasi dan Lokasi DAK bidang Pendidikan TA. 2010 (luncuran) dan DAK TA. 2011 diutak-atik dan banyak yang belum dilaksanakan sampai sekarang ;

4). Menghancurkan / merobohkan berbagai bangunan yang dibangun dari Dana APBD Nisel seperti Tugu disimpang lima teluk dalam, Tribun depan rumah dinas bupati nisel, pagar rumah dinas bupati nisel sebagai aset daerah tidak melalui persetujuan Lembaga DPRD Nisel ;

5). Pembangunan Ruko dengan biaya Rp. 7 miliar dan modal BUMD sebesar Rp. 10,5 miliar sebelumnya saat pembahasan R-APBD Nisel TA. 2012 sudah disepakati bersama Badan Anggaran DPRD dengan TAPD Nisel untuk dicoret atau ditiadakan, tetapi tiba-tiba dimunculkan kembali oleh Pemkab Nisel ;

6). Harga pengadaan tanah untuk Pemkab Nisel yang disetujui saat pembahasan / pengesahan R-APBD Nisel TA. 2012 menjadi Perda APBD TA. 2012 hanya sebesar Rp. 7 miliar lebih, ternyata digelembungkan menjadi Rp. 15,6 miliar ;

7). Dana Tugas Perbantuan dari Kementerian Pembagunan Daerah Tertinggal (KPDT) RI Tahun 2011 sebesar Rp. 5 miliar diarahkan untuk pengadaan Bibit Kelapa Sawit tanpa pembahasan Lembaga DPRD Nisel dan diduga tidak melalui proses pelelangan, padahal berdasarkan hasil konfirmasi dari staf Dirjen KPDT mengatakan bahwa Pengadaan Bibit Kelapa Sawit tersebut mereka tidak paham sama sekali, yang dalam arti tidak seperti itu program KPDT pada peruntukan dana dimaksud ;

8). Terjadinya pemborosan keuangan daerah untuk biaya rutin dan operasional di SKPD-SKPD, seperti halnya pada Dinas Pendidikan Kab. Nisel yang salah satunya biaya SPPD TA. 2011 sebesar Rp. 2,7 miliar selain biaya rutin/ATK/rapat-rapat dan kegiatannya lainnya ;

9). Dana Cost Sharing PNPM-MP TA. 2011 sebesar Rp. 6 miliar lebih yang dicoret oleh Pemkab Nisel padahal sebelumnya sudah dibahas dan disahkan melalui APBD-P Kab. Nisel TA. 2011, akibatnya apa ?............ sisa Dana PNPM-MP di Nisel Tahun 2011 sebesar Rp. 13 miliar lebih diblokir sampai sekarang dan Bantuan Dana PNPM-MP untuk masyarakat Nisel tahun 2011 sebesar Rp. 42 miliar lebih ditutup oleh Pemerintah Pusat sehingga per 31 Maret 2012 telah menarik semua FK/FT/Faskab/ Fastekkab PNPM-MP dari Nisel dan dipindahkan di Kabupaten/Kota lainnya diluar Nisel.

Untuk dipahami bahwa Anggota DPRD itu memiliki beban dan tanggungjawab moral terhadap masyarakat / konstituen didalam menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan pembangunan melalui alokasi Anggaran pada APBD / P-APBD dan bukan supaya terkenal karena sebelumnya sudah dikenal masyarakatnya, mana mungkin seseorang terpilih menjadi Anggota DPRD kalau tidak diikenal masyarakat, makanya jangan salah paham dan menganggap kritik itu bertujuan untuk dikenal.
27. Mon, 09 April 2012 18:34:44 Frans L Jakarta,NISEL the.campus@ymail.com 114.79.51.131
Pak Samahato Buulolo/Ama Pais
#18 & 23##

wah...dulu anda agung2kan, anda dukung, anda pro.......sampai2 saudaramu kandung
Sobambowo Bll,SH. tidak Anda Dukung.....!!!!

Baru sekarang anda nyesal, adukan ke publik, dan ke berbagai instansi birokrat,,,,,

Memang Anda Bulu gae Hili pak.....
Kamu termasuk PEMBOHONG JUga!

Suka Ngereka Yasa.........


Gak boleh gitu, dan hanya masa muda mu ini anda jaya,,,,
20 tahun kedepan liat apa yang terjadi/
Wah Muammar Kdadafi aja bisa mati karena ke ambisian, congkak, tinggi hati...dll

APA AKIBATNYA ? mati terancam....
dan perlu anda camkan kami anak NISEL telah
membuat steqmen bahwa harta korupsi akan kami tindak setelah kamu tak berdaya


Korupsi sdr antara lain:
1. Dan Banjir 2001 silam
2. TermSUK DAna tsunami
3. Gedung yayasan AMAL-MAS
4.Aset/rumah di medan
5. dan masih banyak lg...


jd org/rakyat nias selatan udah tau siapa anda sebenarnya



RENUNGKAN HAL ITU DI ATAS!!!!!!
28. Mon, 09 April 2012 19:31:27 April war Rantau prapat waprianus@ymail.com 112.215.66.70
Bahaya narako,,,,ba...da'a khomi talifuso..
29. Mon, 09 April 2012 23:17:28 Tolo N. Halawa Medan izrael_mylove@yahoo.co.id 114.79.48.70
Ya'ahowu pak Samahato Bu'ulolo/A. Pais....

Kalau benar adanya penyelewengan Dana APBD 2012 tersebut pak
gerakkan aja
MASSA, MAHASISWA,RAKYAT Nisel turun ke jalan untuk demon Bupati Idealisman Dachi.

Sasaran kalau bisa
1. DPRD TK I SUMUT (menyuarakan Turunkan IDealisman-Hukuasa)
2. GUBSU
3. KPK PUSAT
4. PRESIDEN
5. MENDAGRI
6. ICW

Kita sebagai pelopor pemuda Nasional siap untuk itu, pasalnya iming Pendidikan Gratis, nyatanya sampai skrg Pake Karcis alias Non-Gratis


PESAN SAYA SIKAT terus Tikus2 Di BIROKRAT NISEL.....



Salam Mahasiswa
30. Fri, 13 April 2012 02:06:10 Eduarnam Laia Amplas Medan eduar_laia@yahoo.com 182.6.82.232
resp.#27. Nampak kali anda termasuk bonekanya oknum Pejabat Perusak Nisel, apa salah andai korupsi yang dilakukan pejabat dikritik, pabila gak benar yang diuraikan pada samahato / ama pais sebagai anggota dprd nisel baiknya dituntut dan bukan dengan melakukan fitnah akibat emosional.

aq yakin bahwa sdr. Frans L keluarga dekat yang ikut mengkhianati rakyat nisel sebab dari komentar anda saja dapat diketahui dan apalagi bagaikan nada ancaman.

yang anda tuduhkan kepada ama pais itu sama sekali tidak ada kaitannya dari korupsi uang negara tetapi yang didapatkan dari hasil keringat sendiri dan keluarga, perlu anda tahu bahwa pada bencana banjir 2011 ama pais itu bukannya ngambil bantuan yang ada tetapi gentol melaporkan para oknum petugas / pejabat yang menguras dan menyembunyikan bantuan bencana kepada masyarakat.

juga ngenai dana tsunami gak ada hubungan dengan sdra ama pais sebab belum pernah dan tidak pernah dilibatkan ngelola dana untuk itu.

menyangkut gedung yayasan AMALMAS yang saat ini digunakan untuk tempat belajar SMP, SMA dan SMK Swasta AMALMAS, saya dan masyarakat kecamatan lahusa tahu percis bahwa dibangun dengan biaya sendiri sehingga pembangunannya belum siap sampai sekarang karena dilakukan sesuai kemampunya yang ada.

Benar pak ama pais punya aset/rumah dimedan dan boleh anda telusuri dari mana dan bagaimana didapatkannya, dan untuk saudara Frans L ketahui bahwa itu dimilikinya atas usaha sendiri dengan cara Kredit Perumahan Rakyat sampai lunas.

Walaupun saya tinggal di Medan tetapi sering ke kecamatan lahusa nisel urusan bisnis dagang dan sering singgah dikedainya pak ama pais, ternyata keluarganya setiap hari punya usaha dagang kelontong dan kebutuhan masyarakat sehari-hari serta beternak babi yang cukup banyak paling sedikit 20 sampai 30 ekor, coba lihat kesana agar saudara Frans L paham dan mengerti.

Mengenai dukungannya terhadap idealisman dakhi menjadi bupati nisel pasca pemilukada nisel, alasannya setiap kami ngobrol bahwa ianya merasa percaya pada semua program idealisman dakhi karena sebagai mantan pejabat negara (dpr ri) dan tidak mungkin berbohong karena masih muda mengingat perjalanannya masih pangjang kedepan, namun setelah duduk disinggasana kekuasaan ternyata semua yang terjadi adalah Lain Bicara & Lain Perbuatan, antara lain : KKN semakin menggila dan menggurita, penataan birokrasi pemerintahan sesuka hati, maunya semua rakyat nisel termasuk dprd menjadi penurut dan pendiam, arah pembangunan semau gue, pelaksana semua proyek adalah keluarga (abang, adik dan keluarga dekat) sehingga para rekanan orang nisel mencari nafkah diluar nisel, pingin dipuji-puji / disanjung dan otoriter.

Sepengetahuan saya bahwa pak ama pais itu tidak pernah peduli atau takut ancaman dari siapapun orangnya, sebab punya pendirian tegas dan memahami bahwa yang nentukan nasib seseorang adalah sang pencipta, maka saya nyarankan kepada sdra. Frans L seandainya masih memiliki hati nurani yang baik dan merasa memiliki nisel hendak nyarankan bupati kita supaya tetap menjadi pemimpin pembaharuan di bumi nisel dengan penghematan penggunaan anggaran pada kegiatan yang hanya memboroskan APBD serta menjadi pemimpin seorang pamong ditengah rakyat nisel semoga harapan dan janji-janjinya untuk mensejahterakan masyarakat nisel dpt tercapai.

Sdra. Frans L saya harapkan untuk bertobat untuk selalu menyuarakan yang benar karena aq yakin banget bahwa anda itu seorang putra nisel yang intelektual bukan berwatak perusak, thanks.

First| Previous    Next|Last

Number of records = 29
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000