NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

  Angombakhata (Announce | Ad)
 

Sat, 29 April 2017 20:20:06 | Ono NIha (NN) | Sukoharjo | 202.152.158.227
OKNUM ONO NIHA BERNAMA YASON NDRURU SEDANG SAKIT KERAS (MATE DAMBAI)
Diberitahukan kepada sanak saudara/i, keluarga besar Yason Nduru dan atau kepada marga Nduru dan terlebih kepada ono niha di seluruh Indonesia.....pada tanggal ...

   

RUMAH DI JUAL SEGERA

   

Pesan Fiforlif di Nias sampai seluruh Indonesia

   

NIAS ECONOMIC FORUM / FORUM EKONOMI ONO NIHA

   

NEF (Nias Economic Forum)

   

GITA RENTAL

   

Pelantikan Ketua Umum Ikasa (Ikatan Keluarga Alasa-Alasa Talumuzoi-Alasa Tugala Oyo-Alasa Namohalu E

   

Pelantikan DPD dan DPC HIMNI Jawa Tengah

   

Jual Jam Tangan KW Super

   

Semi Final dan Final Badminton Open Tournament PKLN Cup 2015

   

Peluang Usaha

   

Final Volley Ball dan Tenis Meja Open Turnamen PKLN Cup 2015

  Index   Add

  Last Commented
 
 

Sat, 18 November 2017 10:55:03 | Mohammad | Bali | 197.211.57.123
DPRD: Rencana Konversi Karet di Nias Dipertanyakan30 Responses

 

Wed, 15 November 2017 03:59:46 | jane | 44 palm street | 197.210.227.49
Suster Klara dan Rumah Inap Kasihnya32 Responses

 

Wed, 08 November 2017 22:19:40 | Angeraigo Laia | Kac,Bawolato | 114.125.37.92
Ferry Jet Jumbo Layani Pelayaran Sibolga-Nias 3 Jam1 Responses

 

Sat, 28 October 2017 13:25:32 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias selatan | 114.125.53.210
Editor Media Online Dipanggil Penyidik Poldasu7 Responses

 

Sat, 28 October 2017 11:31:35 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias Selatan | 114.125.53.148
Pemerintah Bidik Nias Destinasi Andalan Dongkrak Kunjungan Wisman2 Responses

 

Sun, 15 October 2017 14:41:09 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.Ulunoyo Nias Selatan. | 114.124.237.152
Kenapa Nias Tak Disukai Orang?6 Responses

 

Sun, 01 October 2017 19:29:32 | Hetiaro buulolo | Desa Amorosa kec.ulunoyo nias selatan | 114.124.166.62
Tersangka Kasus Korupsi Nias Water Park Segera Disidang2 Responses

 

Thu, 26 November 2009 11:30:09 | yohanes giawa (IP = 210.79.217.12) | gunungsitoli
Megalithic Culture, Siapa mau peduli..?
Jakarta (NiasIsland.Com)

Terserah interprestasi kita masing-masing apakah kita masih mempercayai suku nias merupakan satu keturunan atau terdiri atas beberapa suku bangsa yang datang bertahap di pulau tercinta, yang pasti ada sebuah peninggalan sejarah yang tak ternilai ada di bumi pertiwi ini. kalau pernah jalan melihat lokasi batu megalit di daerah gomo tahun 1970-an, mungkin kita masih bisa melihat keutuhan dan kelengkapan susunannya dengan takjub. namun saat ini yang ada hanya sisa-sisa dan puing2 dari kehancuran yang diakibatkan ulah manusia dan sedikit karena gempa 2005 lalu..

Sangat memprihatinkan, sebuah peninggalan sejarah yang menyimpan sejuta ilmu pengetahuan dan kejayaan masa lalu, juga identitas suku nias yang harus di banggakan..
dalam website ini, saya membuka diskusi kita apakah masih terbersit untuk punya ide apa yang harus dilakukan untuk "minimal" membenahi sedikit agar semuanya tidak musnah..!
Kalau hanya mengharapkan APBD Nias Selatan tentulah tidak mungkin, karena ada sasaran pembangunan yang substansi...

ada saran, ide dan tindakan yang bisa kita lakukan..?

salam hangat..
Yohanes Giawa

First|Previous    Next|Last

Pick Date
No Resp-Time Resp-by Address Email IP
1. Thu, 26 November 2009 13:45:45 juniman tafona'o gusit, medan jun81@yahoo.com 210.79.217.12
sdra setanah air..

bulan september kemarin saya telah menyempatkan diri melihat lokasi batu megalith di gomo tepatnya di desa lahusa idano tae. disana ada tiga lokasi batu megalit, kesimpulannya semua kondisinya memprihatinkan.
beberapa kesimpulan dari analisa sementara saya adalah :
1. Kondisi yang tidak utuh diakibatkan oleh ulah manusia, dimana kepala2 patung di potong, sehingga kita tidak melihat lagi nilai seni dan budaya yang disampaikan oleh tiap patung yang kita lihat.
2. Susunan juga hampir tidak beraturan, bisa diakibatkan karena banyak patung batu yang telah diambil (dicuri?) sehingga yang tampak adalah ketidakteraturan.
3. Batu megalith yang tertinggal hanya yang telah rusak, dirusak dan agak besar dan berat.

saran saya, sangat bagus apabila ada saudara2 dari nias yang punya jaringan, donasi maupun keterpanggilan untuk memberi perhatian dalam melakukan pemugaran terhadap lokasi situs batu megalith itu. disana memang kita hanya melihat serangkaian susunan batu-batu, namun nilai, pesan, ilmu pengetahuan dan jati diri suku nias dapat kita rasakan dalam tiap susunan dan ukirannya.
kedua, para keluarga yang merupakan garis keturunan pemilik situs sejarah ini juga melakukan inisiatif awal untuk memelihara dan menjaga agar keadaan diatas tidak semakin parah. perlu ada kesatuan untuk membuat sebuah komunitas (ormas atau organisasi adat) yang diperuntukkan sebagai media promosi keluar agar kepercayaan dan tanggungjawab terhadap pengelolaan lokasi situs lebih baik.
trimakasih
juniman tafona'o
2. Mon, 30 November 2009 12:08:33 Setiaman Tafonao Jakarta tafonao.tian@yahoo.com 202.70.51.53
Yahowu Fefu............!!!!!!

Dear All,

Kami menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kami kepada saudara Yohanes Giawa yang telah memberikan perhatian penuh terhadap Batu Megalithic yang terletak di Kec. Gomo Desa Lahusa Idano Tae. Kami memberitahukan bahwa pada dasarnya batu Megalit rusak akibat Ulah dan perbuatan warga sekitar. Kenapa ini bisa terjadi ?

1. karena kuragnya rasa ingin memiliki
2. Kurangnya Pengetahuan tentang betapa pentingnya Sejarah
3. Kurangnya kepekaan mengenai 7 unsur Sapta Pesona.

Tiga hal diatas tidak dimiliki oleh semua oleh warga sekitar disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pengenalan akan objek dan atraksi wisata.
Menurut kami ada banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mempertahankan existnya Batu megalit tersebut tanpa harus menunggu donasi atau orang luar yang membangun karena menurut kami, warga sekitar mampu melakukan pemeliharaan dan menjaga utuhnya batu megalite tersebut. salah satu yang kita bisa lakukan diantaranya sebagai berikut :

* Memberikan pemahaman dan pengertian kepada seluruh warga masyarakat sekitar mengenai 3 hal diatas dsb, dibantu oleh beberapa dari kita yang memungkin bisa terjun ke lokasi. karena bagaimanapun, jika kita mau maju, kita harus rela berkorban dan melakukan segala sesuatunya tanpa mengharapkan imabalan dari pihal manapun. Satu hal yang saya ingatkan disini : TERKADANG HIDUP INI SERBA SALAH. KITA MENCOBA BERPIHAK PADA PIKIRAN SENDIRI KARENA MERASA BENAR TAPI SALAH. BERPIHAK DENGAN ORAGN LAIN NYUSAHIN APALAGI BAHKAN LEBIH PARAH. UNTUK ITU, MARI KITA JADIKAN SETIAP PERISTIWA ITU MENJADI MOMENT, ACUAN, MOTIVASI DAN TITIK TOLAK UNTUK MENJADI YANG TERBAIK, DAN MENJADI YANG TERDEPAN. Kami yakin, apa yang anda pikirkan jauh lebih bermanffat bagi orang banyak. So, Go ahead and do your best..................................... We are always surrounding you.

Demikian yang kami sampaikan, mohon maaf atas kesalahan dan terima kasih atas perhatian.....................!


.......................... Yahowu..............................


Sincerely yours

Setiaman Tafonao
3. Mon, 30 November 2009 14:31:26 buulolo balaecha medan buulolo@rocketmail.com 125.162.44.144
ada beberapa alasan kenapa kita tidak mau melindungi sesuatu itu, antara lain yaitu :

1. Sesuatu itu bukanlah hasil usaha kita
2. sesuatu hal itu bukanlah kepunyaan kita
3. sesuatu hal itu bukanlah milik nenek moyang kita
4. sesuatu itu bukan hasil dari keturunan kita.

berdasarkan fakta-fakta diatas maka untuk kasus yang satu ini, saya menyimpulkan bahwa sebenarnya , batu megalit itu bukanlah milik masyarakat setempat disana, karena apabila itu milik mereka, pastilah dijaga dengan begitu baik.

Ya'ahowu................

First|Previous    Next|Last

Number of records = 3
Response:
Your Name:
City or Home Address:
Email:

Responlah dengan sopan, tidak kasar, tidak merusak nama baik pihak lain, bukan fitnah, atau tidak bersifat ancaman maupun caci-maki.

Hindari menanggapi topik / respon yang tidak layak atau tidak pantas sehingga tujuan si pembuat topik / respon tidak tercapai.

Hindari menggunakan nama samaran yang mengacu pada nama atau identitas orang lain.

2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000