NiasIsland.Com Logo

www.NiasIsland.Com
Providing you with some information about Nias Island

Mon, 20/2/2006 10:39:00

Warga Nisel Salut dan Acungi Jempol Kepada Plt Bupati Ediaman Saragih


Telukdalam (SIB)

Masyarakat daerah Nias Selatan (Nisel) menyatakan salut dan mengacungkan jempol kepada Pelaksana Tugas Harian (PIT) Bupati Nisel Drs Ediaman Saragih karena dinilai mampu menciptakan stabilitas politik daerah sehingga situasi dan iklim Nias Selatan terasa lebih kondusif, khususnya sejak sukses Pilkada Nisel 30 November 2005 lalu.

Ketua umum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (P2KM) Kabupaten Nias Selatan, Wisnu Duha, mengemukakan ada tiga hal yang menonjol dalam kinerja Ediaman Saragih selama memimpin Nias Selatan pada masa transisi kepemimpinan dari kepala daerah sementara ke kepala daerah definitif, yaitu: (1) Mampu menciptakan jalinan kerja sama dengan semua pihak dan lapisan masyarakat, baik sebelum maupun sesudah proses Pilkada. (2). Sukses menggelar Pilkada dengan situasi aman, dan (3). Mampu memimpin daerah Nisel tanpa ada gejolak lanjut dengan meletakkan dasar kebijakan pembangunan kabupaten baru.

“Sejak Nias Selatan (Nisel) lahir sebagai kabupaten baru, dalam waktu singkat sudah ada tiga pejabat yang menjadi pelaksana tugas Bupati akibat situasi sosial politik yang berkembang secara ‘khas’. Tapi dari yang ketiga itu, Ediaman Saragih tampaknya lebih populer dengan prestasi tersendiri yang patut diacungi jempol, terutama karena peranannya yang mampu menjaga dan memulihkan stabilitas politik sehingga sukses Pilkada Nisel pada 30 November 2005 lalu,“ ungkap Wisnu Duha kepada SIB di Telukdalam, Senin (13/2).

Dia mengutarakan hal itu di sela-sela munculnya suara-suara sekelompok pihak yang mempertanyakan kebijakan Plt Bupati Nisel Ediaman Saragih, atas terbitnya surat Bupati Nisel No.356.043/0419 Bawasda tertanggal 27 Januari 2006, tentang proses pemberhentian Kepala Desa Hilialawa kec. Telukdalam. Padahal, katanya surat pemberhentian atau penggantian kepala desa tersebut didasarkan pada aspirasi rakyat desa tersebut yang selama ini kesal dan kecewa atas kepemimpinan atau tingkah laku oknum ‘PT’, Kepala Desa tersebut. Warga desa Hilialawa mendesak pemerintah untuk segera mengganti oknum Kepala Desa (PT) itu.

Wisnu Duha menambahkan kiranya masyarakat jangan terpancing isu-isu yang provokatif bila menyikapi kebijakan Pemkab Nias semasa dipimpin Pit Ediaman Saragih, baik dalam hal menegakkan peraturan sesuai hukum berlaku, maupun dalam hal melakukan kebijakan di lingkungan pemerintahan.

“Paling tidak, supaya masyarakat Nisel tahu, bahwa Nias Selatan sebagai kabupaten baru memang mengalami berbagai dinamika sosial politik sehingga memiliki ciri khas yang mau tak mau menghadirkan tiga bupati berganti dalam waktu singkat. Masing-masing pejabat Bupati Nisel itu memiliki prestasi sendiri,“ katanya. Nias Selatan pertama kali dipimpin Drs Nabari Ginting dengan nilai prestasi mampu menata struktur dan sistem kordinasi perangkat pemerintah tahap pertama. Kemudian Dr Freddy Ezra Munthe MSC COH (Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Prop SU) sebagai ‘PIT Bupati kedua’ yang dinilai mampu memulihkan kondisi sosial tanggap darurat pasca bencana tsunami, dan kini Ediaman Saragih yang dengan prestasi sukses menggelar Pilkada Nisel pertama. (LZ/A/14)



©2000-2008 NiasIsland.Com. All rights reserved.

The first version was launched on 9 Sept 2000